Ternyata, Singkong Jawa Berasal dari Negara Sini

Dahulu masyarakat Indonesia tidak menjadikan singkong sebagai bahan pangan. Namun, setelah diperkenalkan oleh orang China, singkong populer menjadi makanan dengan olahan yang bermacam-macam.

Banyak yang mengira kalau singkong sudah menjadi makanan masyarakat Indonesia sejak pertama kali diperkenalkan pada abad ke-16. Ternyata tidak. Singkong baru jadi makanan masyarakat Indonesia setelah orang China mengolah dan menjualnya sebagai makanan. Singkong masuk ke Indonesia pada abad 16 setelah dibawa bangsa Portugis.

Salah satu versi juga mengatakan bahwa singkong aslinya berasal dari Amerika Latin yang kemudian dibawa ke Afrika, Madagaskar, India dan juga Indonesia. Saat itu singkong masuk pertama kali di Maluku, sebelum akhirnya menyebar dan dikenal di seluruh Indonesia. Tanaman dengan nama latin Manihot Esculenta Crantz ini oleh masyarakat Jawa tidak dikenal sebagai makanan. Dahulu singkong populer dengan sebutan ubi kayu.Singkong menjadi tanaman yang memiliki peran unik dalam khasanah historiografi Indonesia adalah ubi kayu. Ubi kayu dikenal sebagai tanaman yang ambigu dalam kajian sejarah pertanian Indonesia. Hal itu disebabkan ubi kayu bukan saja berperan sebagai tanaman pangan, tetapi juga merupakan tanaman perdagangan yang banyak diekspor ke berbagai negara pada masa kolonial.

Lebih lanjut, pria yang juga dikenal sebagai chef ini juga mengatakan singkong pertama kali dibudidaya oleh gubernur jendral Willam Daendels. Hal ini yang kemudian membuat sebagian orang di Jawa menyebut ubi kayu sebagai telo jendral. Kendati demikian, masyarakat Jawa belum menganggap kalau ubi kayu ini sebagai tanaman penting. Di Jawa saat itu menganggap padi sebagai tanaman paling utama.

Berubah ketika warga China mendirikan usaha dagang “Tsing-Khong” yang saat itu mulai mengolah ubi kayu sebagai makanan. Namun Wira tidak menjelaskan bahan makanan apa yang saat itu diolah dan dijadikan komoditas perdagangan. Pada masa itu juga pemerintah kolonial memperkenalkan cara menholah ubi kayu agar bisa dikonsumsi. Hasilnya ubi kayu mulai dikenal sebagai salah satu tanaman pangan. Berbagai daerah di Pulau Jawa dengan cepat menjadi penghasil ubi kayu di sekitar jalan raya post (anyer panarukan).

Pada awal abad ke-20, Indonesia menjadi pengekspor singkong ke berbagai negara mulai dari Prancis, Inggris dan Amerika Serikat. Saat itu singkong dikirim dalam bentuk gaplek, nantinya akan diolah kembali menjadi alkohol, bahan makanan ternak maupun tepung tapioka. Saat itu, tepung tapioka banyak dimanfaatkan oleh industri tekstil di Inggris dan Amerika. Di akhir kalimat, Wira mengatakan dahulu Indonesia mengekspor pangan namun saat ini justru lebih banyak melakukan impor. Kendati demikian, singkong sudah menjadi makanan sehari-hari orang Indonesia. Singkong banyak diolah jadi makanan mulai kuliner klasik hingga kekinian. Penggemar singkong pun datang dari berbagai kalangan mulai anak muda hingga orang tua.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *