TERNYATA HUKUM YANG ADIL ITU “MUSTAHIL ADANYA”

Notula, -24/08/2021, 18:11 WIB

Ilustrasi palu hukum sebagai alat pemutusan suara

Penulis : Anggota Humanist Center, Mohammad Fatkhul Huda

Pasuruan, NOTULA, – Hans Kelsen dalam bukunya yang berjudul “Teori umum tentang hukum dan negara”menjelasakan bahwa upaya untuk membebaskan konsep hukum dari ide keadilan bukanlah persoalan mudah, sebab kedua konsep tersebut selalu di campur adukkan di dalam pemikiran politik yang tidak ilmiah dan juga di dalam pembicaraan umum, dan karena pencampuran kedua konsep ini berkaitan dengan kecenderungan ideologis untuk membuat hukum positif tampak adil.

kecenderungan untuk menyamakan hukum dan keadilan merupakan kecnderungan untuk membenarkan tatanan sosial tertentu. ini suatu kecenderungan politik bukan kecenderungan ilmiah. Jelaslah bahwa tidak mungkin ada tatanan yang ”adil”, yakni tatanan yang memberikan kebahagiaan kepada setiap orang.

pada pengertiannya antara hukum dan keadilan sebagai wajah yang bertolak belaka bisa kita pahami secara mendasar dengan memahami kata antara hukum dan keadilan. Hukum menurut John Austin “Hukum adalah aturan yang ditetapkan sebagai pedoman makhluk berakal oleh makhluk berakal yang memiliki kekuasaan atas dirinya”. hukum itu sifatnya eksakta atau hitam putih kalau nggak ”benar” ya ”’salah”. sedangkan Keadilan Menurut Frans Magnis Suseno menyatakan bahwa keadilan yaitu suatu keadaan antar manusia yang diperlakukan dengan sama ,yang sesuai dengan hak dan kewajibannya masing-masing. sedangkan orang mempunyai porsi adil yang tidak sama.

jadi, tidak mungkin pula adanya suatu tatanan yang adil meskipun atas dasar anggapan bahwa tatanan ini berusaha menciptakan bukan kebahagiaan setiap orang perorangan, melainkan kebahagian sebesar – besarnya bagi sebanyak mungkin individu. kebahagiaan yang dapat di jamin oleh tatanan sosial hanya bisa berupa kebhagiaan dalam arti kelompok, yakni terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan tertentu, termasuk penguasa masyarakat yakni pembuat hukum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *